Table of Content

Pengertian Metode Pembelajaran Mind Mapping serta Cara Pengaplikasiannya untuk Belajar Efektif

Metode pembelajaran mind mapping kini banyak diterapkan oleh tenaga pendidik karena lebih mudah. Nah, untuk informasi lengkapnya ada di sini.
metode pembelajaran mind mapping

Menggunakan metode belajar yang efektif merupakan cara belajar yang tepat agar tidak menyia-nyiakan waktu. Jika dalam catatan hanya dipenuhi dengan tulisan saja, otak akan kesulitan mengingatnya karena tidak ada yang disorot dalam tulisan tersebut. Salah satu teknik belajar yang cukup populer yakni metode pembelajaran mind mapping. Metode ini menerapkan banyak warna dan bentuk pada pencatatannya.


Bagi yang merasa sulit mengingat pelajaran atau catatan apapun itu, menggunakan metode mind mapping bisa dicoba. Metode yang disesuaikan dengan cara kerja otak ini dinilai efektif untuk membantu mengingat sesuatu serta mengelompokkan sub topik secara tepat. Lalu, apa itu teknik belajar dengan mind mapping dan bagaimana cara penerapannya? Simak uraian selengkapnya berikut ini:

Apa Itu Metode Pembelajaran dengan Teknik Mind Mapping?


Dikembangkan oleh kepala Brain Foundation, Tony Buzana, mind mapping merupakan teknik mencatat dengan cara kreatif agar informasi yang dituliskan lebih mudah diingat. Catatan yang dibuat tersebut dibentuk menjadi sebuah pola yang berkaitan satu sama lain dengan menempatkan topik utama pada bagian tengah. Detail dari topik atau sub tema dapat dijadikan cabang di sekitarnya.


Metode pembelajaran mind mapping sendiri menggunakan konsep dari pembelajaran komprehensif TML (Total Mind Learning). Konteks ini mengartikan pembelajaran dalam arti lebih luas. Maksudnya, belajar merupakan proses ilmiah yang dilakukan oleh semua makhluk hidup setiap saat. Semua makhluk hidup tersebut secara alamiah akan menyikapi berbagai stimulus yang terjadi di lingkungan sebagai pertahanan hidup.


Jika dilihat dari cara otak memproses informasi, pada awalnya ilmuan menduga segala yang direkam oleh otak disimpan secara linier yakni metode pencatatan tradisional. Lambat laun disadari bahwa otak mencampurkan informasi yang masuk baik itu berupa gambar, pikiran, aroma, bunyi maupun perasaan. Informasi tersebut akan dipisahkan menjadi kelompok linier seperti tulisan atau orasi.


Ketika informasi diingat, otak akan membentuknya menjadi gambar warna warni, bunyi, perasaan maupun simbol. Hal inilah yang membuat belajar dengan pencatatan banyak warna, gambar dan simbol menjadi mudah diingat. Mulai dari meningkatkan pemahaman terhadap materi hingga mengorganisasikan materi, metode mind mapping merupakan salah satu pembelajaran yang efektif.


Cara Mengaplikasikan Metode Mind Mapping untuk Belajar yang Lebih Efektif


Mind mapping atau peta pikiran dapat dibuat dengan menyediakan beragam peralatan penunjang seperti pulpen atau spidol berwarna, kertas dan pelengkap lain. Bisa juga menyediakan stiker untuk melengkapi catatan yang akan dibuat. Mengaktifkan seluruh otak melalui metode mind mapping dapat dilakukan dengan cara berikut:


  • Siapkan kertas yang cukup besar jika materi atau topik pelajaran yang akan ditulis cukup banyak.
  • Untuk memulainya, gagasan utama atau topik dapat ditulis pada bagian tengah-tengah kertas. Lingkupi seluruh bacaannya dengan lingkaran, persegi atau bentuk lain yang berwarna.
  • Dari topik tersebut, tarik garis ke arah luar untuk membuat cabang. Setiap cabang akan berisi poin atau sub topik dari gagasan utama tadi.
  • Jumlah cabang yang ada dapat disesuaikan dengan materi dan segmen. Masing-masing cabang dapat dibuat dengan warna yang berbeda.
  • Kata kunci atau frase dapat dituliskan pada masing-masing cabang kemudian dikembangkan secara detail. Penggunaan kata kunci ini dimaksudkan agar lebih mudah memicu ingatan.
  • Bisa juga menambahkan simbol dan ilustrasi khusus pada tiap cabang agar mendapatkan daya ingat yang lebih baik. Penggunaan warna yang berbeda juga memudahkan otak mengingat informasi yang direkam lebih cepat.

Demikianlah penjelasan tentang metode pembelajaran mind mapping serta cara pengaplikasiannya. Dengan metode tersebut, otak akan mengingat informasi berdasarkan warna dari masing-masing cabang, kata kunci hingga simbol khusus yang digambarkan. Itulah mengapa metode mind mapping dinilai efektif sebagai metode pembelajaran.

Kelebihan dan juga kekurangan dalam metode mind mapping

Terdapat beberapa kelebihan metode mind mapping pembelajaran, yaitu sebagai berikut:
  • Siswa bebas mengatakan pendapatnya.
  • Melatih kerjasama antar siswa.
  • Materi lebih padat dan jelas dalam catatan siswa.
  • Mudah dicari catatan materinya.
  • Sangat fokus pada inti materi.
  • Keseluruhan materi belajar terlihat jelas.
  • melatih eksplorasi otak.
  • Mudah menambah informasi baru.
  • Lebih cepat saat dipelajari ulang.
  • Semua materi terangkum dalam peta singkat.
Adapun kekurangan metode mind mapping adalah:
  • Hanya mampu melibatkan siswa aktif.
  • Sebagian besar murid tidak serius.
  • Guru kesulitan memeriksa hasil pembelajaran siswa yang umumnya sangat banyak.

Metode pembelajaran mind mapping biasanya dibuat dalam bentuk bagan yang tergambar dalam sebuah kertas, yang isinya adalah gambaran peta lengkap sebuah materi dari awal hingga ke bagian akhirnya.

Jika ditinjau dari fungsinya dalam dunia pembelajaran, terdapat beberapa fungsi yang bisa didapatkan dari metode mind mapping, yaitu:

1. Mempermudah siswa dalam menghubungkan berbagai ide selama proses pembelajaran

Saat membuat sebuah peta singkat mengenai sebuah materi, para siswa akan mendapatkan berbagai ide yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang sedang dipelajari. Ide-ide tersebut kemudian akan terus berkembang saat diarahkan dan difasilitasi oleh guru yang bersangkutan.

2. Memahami berbagai konsep baru dalam materi pembelajaran

Dengan gambaran singkat peta pembelajaran yang dibuat dalam metode mind mapping, sebagian besar konsep baru dan pengetahuan baru yang muncul dari materi pembelajaran tersebut akan sangat mudah dipahami oleh para siswa.

3. Proses pembelajaran sangat menyenangkan bagi para siswa

Dengan anda menggunakan metode mind mapping, anda melihat bahwa para siswa sangat bersemangat dengan metode pembelajaran yang anda gunakan.

4. Mempermudah pemahaman menyeluruh terhadap materi materi pembelajaran

Jika anda menggunakan cara tradisional dalam bentuk dikte dan ceramah dalam menyampaikan materi pembelajaran, bisa jadi para siswa hanya memahami sebagian sebab dari materi pelajaran yang anda sampaikan namun tidak memahaminya secara menyeluruh.


Saya seorang penulis freelance

Post a Comment