Kpz0JXNL4KwnNLROcdoTIG3N8IlpsfRVGQnxBFp8
Bookmark

8 Kampus Kesehatan Di Jogja, Terbaik dan Terfavorit

Ikatancendikia.com | Kampus Kesehatan Di Jogja | Yogyakarta memiliki sejumlah perguruan tinggi yang berfokus pada pencetakan tenaga kesehatan, seperti perawat dan bidan. Jurusan kesehatan dan keperawatan cukup populer di kalangan anak muda karena prospek kerjanya yang menjanjikan. 

Di kampus yang fokus pada bidang kesehatan dan keperawatan, mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek pemenuhan kebutuhan dasar manusia, termasuk aspek biologis, psikologis, sosial, spiritual, dan kultural. 

Setelah menyelesaikan studi dengan gelar Sarjana Keperawatan (S-1), mahasiswa yang ingin menjadi perawat di rumah sakit harus menempuh pendidikan profesi Ners selama satu tahun. 

 Setelah lulus dari pendidikan profesi tersebut, mereka baru bisa bekerja di rumah sakit, puskesmas, klinik, dan juga dapat mendirikan layanan homecare. 

Kampus Kesehatan Di Jogja 

Kampus Kesehatan Di Jogja


1. STIKES Al-Islam 

Alamat: Jalan Bantul, Dukuh MJ I/1221, Kota Yogyakarta, DIY. STIKES Al-Islam adalah kampus yang dikelola oleh Yayasan Al-Islam Yogyakarta. 

 Menurut laman resminya, kampus ini bertujuan untuk berperan aktif dalam membangun masyarakat yang profesional, menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan, dan mengedepankan kaidah-kaidah ilmiah untuk memajukan bangsa Indonesia di bidang kesehatan. 

STIKES Al-Islam resmi berdiri berdasarkan SK Menkes No. 84/D/0/2005 pada tahun 2005. Awalnya, STIKES Al-Islam hanya membuka program studi diploma tiga (D-3). 

 Namun, untuk mendorong pengembangan pengetahuan dan keterampilan akademik perawat serta tenaga farmasi, mereka akhirnya membuka program studi strata satu (S-1). 

2. STIKES Wira Husada 

Alamat: Jalan Babarsari, Tambak Bayan, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Wira Husada Yogyakarta adalah institusi pendidikan tinggi yang dikelola oleh Yayasan Wira Husada Yogyakarta. 

Menurut laman stikeswirahusada.ac.id, STIKES Wira Husada didirikan pada 24 April 2002 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nomor: 74/D/O/2002 tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Program-Program Studi dan Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Wira Husada di Yogyakarta. 

3. Poltekkes Karya Bhakti Husada 

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Karya Bhakti Husada adalah perguruan tinggi yang dikelola oleh Yayasan Keluarga Alumni Pendidikan Para Medis RS UGM (Kapparsa Gama). Yayasan yang didirikan pada tahun 1983 ini aktif berperan dalam mendukung program pemerintah melalui pendidikan tenaga kesehatan profesional, khususnya perawat dan bidan. 

4. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta 

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Yogyakarta, sering disebut "Polkesyo," adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tenaga kesehatan dalam bentuk Diploma III, Sarjana Terapan, dan Profesi. 

 Institusi ini berada di bawah naungan Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

5. STIKES Yogyakarta 

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta (STIKES Yogyakarta) adalah salah satu perguruan tinggi di Jogja yang menawarkan program studi keperawatan. 

 Didirikan pada tahun 2009, kampus ini dikelola oleh Yayasan Samodra Ilmu Cendekia (YSIC) dan berdiri di atas lahan seluas 5.445 meter persegi. 

Meskipun masih tergolong muda, STIKES Yogyakarta memiliki fasilitas yang sangat lengkap, termasuk gedung administratif, gedung perpustakaan, gedung aula, laboratorium bahasa, musholla, kantin, lapangan voli, hotspot, dan gedung perkuliahan yang representatif. 

6. Universitas Gadjah Mada 

 (S-1 Ilmu Keperawatan, akreditasi A) Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM didirikan pada tahun 1998 berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

SK tersebut terbit dengan No. 373/DIKTI/Kep/1998, dan secara resmi memulai operasional perkuliahannya pada tahun 1999. PSIK FK-KMK UGM menyelenggarakan pendidikan keperawatan.

Yaitu untuk menghasilkan lulusan Ners yang sesuai dengan level 7 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), yang terdiri dari dua tahap pendidikan, yaitu tahap akademik dan tahap profesi. 

7. Universitas Aisyiyah Yogyakarta 

 (S-1 Keperawatan, akreditasi A) 

Visi 

  • Menjadi Program Studi Keperawatan-Pendidikan Profesi Ners yang unggul dan pilihan dalam bidang keperawatan paliatif, berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam berkemajuan. 

Misi 

  • 1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang keperawatan paliatif, berdasarkan nilai-nilai Islam berkemajuan, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. 
  • 2. Mengembangkan kajian dalam bidang keperawatan paliatif dan pemberdayaan perempuan dalam kerangka Islam berkemajuan. 
  • 3. Mengembangkan Program Studi Keperawatan-Pendidikan Profesi Ners dengan keunggulan dalam keperawatan paliatif pada semua tingkatan usia, berdasarkan nilai-nilai Islam. 

8. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 

 (S-1 Keperawatan, akreditasi A) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai lembaga pendidikan swasta dan bagian dari sistem pendidikan nasional bertujuan untuk mewujudkan sarjana muslim yang berakhlak mulia, cakap, percaya diri, dan berguna bagi masyarakat serta negara. 

 Untuk mencapai tujuan tersebut, UMY mendirikan Program Studi Ilmu Keperawatan. 

 Dengan adanya program ini, diharapkan dapat menghasilkan Sarjana Keperawatan (S.Kep) dan Profesi Ners yang Islami, sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan nasional, khususnya dalam penyediaan sumber daya manusia berkualitas di bidang kesehatan untuk kemajuan Indonesia. 

Kampus dan jurusan kesehatan lainnya di Jogja yaitu: 

  • Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Program S-1 Keperawatan, berakreditasi B);
  •  Universitas Respati Yogyakarta (program S-1 Keperawatan, dengan akreditasi B); 
  • Universitas Alma Ata Yogyakarta (Program S-1 Keperawatan, terakreditasi B)